| |
Cara Sehat Menikmati Makan
oleh Amalina TH
Percayakah anda ternyata makan ada hal-hal yang perlu diperhatikan. Misalnya kalau kebetulan anda melakukan latihan yoga, minimal 90 menit sebelum latihan anda sudah harus berhenti makan agar tidak mengganggu proses pencernaan. Alasannya, pada postur2 tertentu seperti Spinal Twisting, forward dan back bending mempunyai efek yang kuat pada system pencernaan. Kalau perut penuh akan menyebabkan mual atau pusing jika anda latihan segera setelah makan.
Di salah satu buku yang pernah saya baca, salah seorang guru besar yoga yang terkenal, B.K.S. Iyengar mengatakan, bahkan menekankan “Jika makanan itu tidak menggugah selera saya, maka saya tidak akan memakannya”. Menurut saya ini sebuah nasehat yang sangat baik, seperti reaksi yang akan ditunjukkan oleh tubuh kita bila kita makan makanan yang kadang2 tidak kita inginkan untuk dimakan.
Ingatlah bahwa makanan yang dipilih sering merefleksikan sikap dan mood kita. Maka banyak pakar makanan sehat holistik yang menyarankan agar kita jangan makan bila sedang sedih, marah, sakit hati dan perasaan lain yang tidak nyaman. Tentunya kecuali bila anda mengalami hipoglikemi, maka boleh makan. Jika emosi sangat kuat pada saat makan, segera berhenti sampai anda merasakan lebih tenang dan fokus kembali. Duduklah sendiri untuk beberapa saat di tempat yang tenang, bahkan dapat di kamar mandi bila itu merupakan tempat privasi anda. Bernapaslah secara penuh, rasakan seluruh tubuh anda bernapas, sampai emosi anda reda, hati dan pikiran menjadi jernih kembali. Rasakan pesan yang disampaikan ke dalam diri anda.
Seperti halnya kesadaran yang diperoleh saat mengikuti kelas yoga adalah sebagian besar adalah kreasi sang guru yang membimbing, jadi begitu pula dengan kesadaran tentang makanan sangat tergantung akan kesadaran juru masaknya. Meskipun makanan itu sendiri mempunyai ‘kesadaran’ nya sendiri, tetapi karena juru masak itu adalah manusia, dia memiliki kesadaran yang berkembang dibanding makanan. Sehingga juru masak dapat mentransformasi kesadaran makanan jika perlu dan diinginkan. Dia dapat menambahkannya ke kesadaran makanan atau bahkan dapat membawa kesadaran makanan itu ke dalam kesadarannya sendiri sebagai pencerahan.
PETUNJUK DIIT
- Makanlah di tempat yang tetap dan atmosfir yang tenang. Jangan sambil bekerja, membaca, atau menonton TV saat makan. Duduk dan hindari berbicara saat mengunyah makanan.
- Makanlah sendiri atau bersama orang yang membuat anda nyaman. Emosi negatif yang ada apakah dari diri anda sendiri, si juru masak, atau orang2 di sekitar anda, akan berefek panas pada sistem pencernaan.
- Makan teratur pada saat yang sama setiap harinya. Hal ini akan meningkatkan irama pada sistem pencernaan yang akan memudahkan tubuh menerima keuntungan dari diit anda secara maksimal. Kecuali jika anda tidak mengalami hipoglikemik, sebaiknya tidak ngemil dan hindari makan setelah pk. 21.00. Ngemil dan makan lewat dari jam makan mengganggu irama sistem pencernaan dan meningkatkan racun dari makanan yang tidak tercerna.
- Jangan makan terlalu cepat atau terlalu pelan. Sisakan 1/3 atau 1/4 dari perut tetap kosong untuk membantu sistem pencernaan anda. Mulai makan dengan porsi yang cukup (misal 2 genggam), jika anda masih merasa lapar setelah menghabiskan porsi tersebut, tunggu 5 menit. Cek apakah anda benar-benar lapar atau lapar itu hanya ada dalam pikiran anda. Bila anda benar-benar lapar maka tambahlah porsinya. Sangat baik untuk tidak meninggalkan meja makan dalam keadaan lapar atau terlalu kenyang.
- Hindari makan lagi sampai makanan yang anda makan sebelumnya betul-betul sudah tercerna. Tunggu sekitar 3 – 6 jam di antara waktu makan. Lebih baik makan berat pada siang hari karena pencernaan anda sudah kuat. Makan malam sedang dan pilih makanan yang mudah dicerna sebelum anda tidur. Sarapan ideal adalah buah, membantu proses pembuangan sampah dari pencernaan.
- Tunggu beberapa menit dan duduk tenang setelah makan,sebelum anda mulai beraktivitas lagi.
- Minumlah air dalam suhu kamar dan idealnya pilihlah air putih. Susu sebaiknya diminum terpisah dari waktu makan sekurang-kurangnya 20 menit.
- Pada umumnya, akan baik sekali bila anda dapat merasakan 6 rasa setiap harinya. Rasa manis, asam, asin, tajam/pedas, pahit dan rasa yang menyejukkan.
- Pilihlah makanan yang meningkatkan kualitas, yaitu makanan yang segar, karena masih mengandung prana/energi, dan yang tumbuh sesuai musim di daerah tempat anda tinggal. Makanan yang terbaik adalah yang hidup dengan udara, air, gizi dan sinar matahari yang sama dengan yang kita peroleh setiap hari, seperti buah-buahan, sayuran, dan susu serta produk olahannya.
- Bagi anda yang sensitif mungkin akan lebih baik mengurangi makanan mentah, dikukus atau ditumis akan lebih baik untuk pencernaan.
- Lebih baik tidak memasak makanan dengan panas tinggi menggunakan madu, karena tidak mudah dicerna ketika panas.
- Hindari minuman & makanan dingin karena dapat ikut mengganggu kerjanya pencernaan (terutama kalau anda sensitif atau punya gangguan lambung & kepala).
- Pada malam hari, sebaiknya hindari yoghurt, keju lembut (cottage cheese), dadih (cultured buttermilk).
Saya sendiri punya nasehat pribadi tentang makan dan makanan, kalau saya tidak dapat menyukai makanan yang akan saya makan, saya tidak akan memakannya. Jika saya menyukainya dan makanan itu menimbulkan rasa nyaman, saya yakin makanan itu akan meningkat gizinya dan membuat saya merasa kuat dan sehat. Silakan disimak dan selamat mencoba, sesuaikan dengan kondisi anda, bila perlu konsultasikan pada ahlinya.Tulisan ini diambil dari beberapa sumber.
Love, Light, Lina
Sehat dengan Detoks
oleh Sandi Kalifadani
Detoks merupakan proses alami yang terjadi sehari-hari dalam siklus metabolisme tubuh manusia, namun sering kita mengabaikannya. Hal ini terlontar dari cerita beberapa teman saya ketika saya ikut dalam acara Weekend Detoks yang diadakan oleh Balance Mind Body Soul pada tanggal 29-30 Maret 2008 yang lalu di Kalyana Resort, Yogyakarta. Acara tersebut menghadirkan tiga konsultan ahli, Wied Harry Apriadjie, seorang penulis buku makan sehat yang cukup terkenal sekaligus Host acara gaya hidup sehat di salah satu TV Swasta Nasional, Reza Gunawan, Praktisi Penyembuhan Holistik dari True Nature Holistic Healing (www.truenaturehealing.net) dan Amalina TH, Instruktur dan Konsultan ahli Yoga dari Balance Mind Body Soul (www.balanceyogajogja.com)
Apapun makanan dan minuman yang dikonsumsi secara otomatis akan dicerna oleh organ pencernaan. Dari makanan tersebut, system pencernaan bekerja memilih-milih mana zat yang diperlukan oleh tubuh seperti protein, vitamin, mineral dan nutrisi lain, serta mana yang tidak diperlukan lagi untuk tubuh. Orang yang menjaga pola makan dan menjalankan gaya hidup sehat, organ pencernaannya juga sehat, berfungsi dengan baik mencerna makanan. Sebaliknya orang yang tidak menjaga makanan sekaligus tidak merawat kesehatan, pencernaannya tidak berfungsi secara maksimal. Pilihan mengkonsumsi makanan yang buruk semakin menambah beratnya kerja organ untuk melakukan proses mencerna makanan secara sempurna.
Makanan yang tidak terurai sempurna didalam tubuh menumpuk menjadi sampah dan racun yang dapat mengganggu sistem metabolisme tubuh. Sehingga memunculkan berbagai problem fisik dan masalah seperti sakit pencernaan, maag, diare, hingga problem yang lebih serius seperti diabetes, asam urat, kolesterol dan sebagainya. Salah satu manifestasi sampah/racun dalam tubuh adalah lemak. Jadi obesitas juga menjadi salah satu indikasi bahwa sudah mulai banyak racun di dalam tubuh.
Detoks diartikan sebagai proses keluarnya sampah, racun dan zat yang tidak digunakan lagi oleh tubuh. Proses detoks sebenarnya sudah terjadi secara alami dalam keseharian kita. Hal ini bisa kita lihat setiap hari ada pembuangan. Entah buang air besar, air kecil atau keringat. Jika yang kita makan sehat, proses pembuangan dapat selaras sehingga racun tidak sampai menumpuk di dalam dan badan tetap bugar, sehat. Namun banyak yang tidak sadar sehingga racun tiba-tiba saja sudah menumpuk dalam tubuh kita. Waspadai bila kita tiba-tiba sering pusing, buang air tidak tuntas atau badan sering loyo sepanjang hari. Dari latar belakang tersebut maka kita perlu lebih memperhatikan dan memberikan prioritas detoks dalam keseharian kita.
Untuk menggiatkan proses detoks, dapat dilakukan dengan banyak hal. Salah satu metode yang kuno dan sederhana adalah dengan puasa. Menurut Ahli terapi nutrisi, Andang Gunawan, selama puasa, kita hanya makan buah yang sebaiknya di blender dan banyak minum air putih. Kenapa diblender, karena bila diblender kita dapat mengkonsumsi buah dan sayur dengan volume yang banyak secara sekaligus. Dan kenapa buah, karena buah paling nyaman dan merupakan antioksidan tinggi yang berguna untuk membuang racun. Selain itu masih banyak memberikan zat gizi. "Jadi, selama detoks kita tak perlu khawatir kehilangan zat gizi."
Jus buah ini diminum setiap dua jam sekali diselingi minum air putih. Buah-buahan yang dianjurkan untuk detoks adalah pepaya, nanas, apel, semangka dan wortel. "Diusahakan sebaiknya menerapkan monodiet. Bila di hari pertama minum jus apel, maka selama seharian itu buahnya apel saja. Kalau hari kedua pepaya, selama sehari itu pepaya saja. Begitu juga di hari ketiga." Proses ini disebut dengan juice fasting.
Detoks praktis ini bisa dilakukan selama tiga hari dalam masa sebulan sekali. Bila sudah terbiasa, bisa diteruskan lima hari sampai tujuh hari. Sangat disarankan banyak minum untuk memperlancar proses pembuangan dan menghindari dehidrasi. Bagi pemula, proses ini sebaiknya dilakukan dengan pendampingan ahli dibidangnya. Proses detoks seperti ini diyakini sangat efektif untuk menggiatkan detoks.
Selain metode diatas, salah satu metode mudah untuk dijalankan adalah dengan Diet Detoks. Hal ini disampaikan oleh Wied Harry Apriadjie. Menurut Wied, prinsip diet detoks ada tiga hal. Yang pertama adalah meringankan fungsi organ pencerna dengan cara menghindari makanan sulit dicerna & kaya toksin seperti hewani, lemak, gula, makanan jadi/siap santap, makanan dipanaskan ulang dan food additives. Yang kedua adalah menggiatkan fungsi organ ‘pembuang’ (liver, ginjal, kulit, sistem pencernaan, sistem limfatik) dengan memperbanyak asupan makanan kaya antioksidan, serat, mudah cerna, alami/organik dan air/cairan. Sedangkan yang terakhir dan tidak kalah penting adalah mindfulness eating dengan cara makan secukupnya, dirasakan, dinikmati dan disyukuri.
Beberapa makanan yang membantu menggiatakan proses detoks antara lain; buah segar, sayuran segar (utamakan yang organic), beras merah/hitam/cokelat/putih pecah kulit, havermut (oats), air, teh herba (mint, kemangi), teh bumbu (jahe, kunyit, dan jeruk, serai), teh rempah (adas, merica, kapulaga), teh buah, jus buah/sayuran murni & alami, polong-polongan: kacang merah, kacang hijau, kacang tolo dan hasil olahan kedelai (tempe, tahu, susu kedelai), kedelai, susu nabati: susu kedelai, susu beras, susu almon, susu wijen, kacang-kacangan: kenari, almon, mete, pecan, hazelnut, flaxseed, extra-virgin olive oil, bumbu & rempah segar.
Sedangkan makanan yang menghambat proses detoks antara lain; kopi, teh, minuman berkafein – termasuk decaffeinated drinks, susu sapi dan hasil olahannya: keju, krim, yogurt, gula & gula-gula, makanan hewani: daging, ayam, telur, ikan, makanan dari terigu: roti, mi, pasta, crackers, cake, biskuit, beras putih slip, minuman/makanan beralkohol, food additives sintetis: pewarna, esens, pemanis, makanan kemasan/kalengan/olahan/instan, makanan gorengan, lemak trans (produk lemak hidrogenasi/semihidrogenasi): margarin, minyak samin, mentega putih/korsvet, minyak jelantah, dan sebagainya.
Diet Detoks adalah pola makan seperti pola makan sehari-hari yang biasanya kita jalankan dengan pilihan jenis makanan berdasar pada keterangan diatas. Jadi hindari saja makanan-makanan yang menghambat proses detoks dan prioritaskan makanan yang membantu memacu detoks. Utamakan porsi buah dan sayur lebih banyak dibanding karbohidrat yang dikonsumsi. Waktu efektif menjalankan diet seperti ini adalah 14 hari. Memang lebih lama dibandingkan juice fasting, namun lebih mudah karena kita tidak terlalu drastis merubah pola makan sehari-hari yang sudah biasanya kita lakukan.
Khusus juice fasting dapat dilakukan di akhir minggu ketika hari libur dari aktifitas sehari-hari. Sedangkan diet detoks dapat kita lakukan kapan saja bahkan menjadi pola makan kita sehari-hari. Selain itu diet detoks juga aman untuk dilakukan sendiri.
Hal penting untuk diperhatikan selama proses detoks berlangsung, umumnya kita akan merasakan berbagai perasaan berbeda yang tiba-tiba muncul sebagai fase klimaks detoks. Misalnya badan lemas, kepala pusing, nyeri persendian, hidung meler (seperti flu), lebih sensitif dan emosional dan sebagainya. Jadi untuk membantu proses detoks ini berjalan lancar, lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki atau lakukan yoga dan meditasi.
Detoks baik dilakukan siapa saja orang dewasa. Secara khusus penting dilakukan oleh penyuka makanan olahan/kemasan/kalengan/instan/food additives, Perokok/peminum alkohol, Pekerja di lingkungan terpolusi, pekerja dalam ruangan tertutup, Pengidap penyakit akibat gangguan fungsi organ: asam urat, hipertensi, diebetes, hiperlipidemia, dll, orang kegemukan serta siapa pun yang ingin lebih/makin sehat. Seseorang yang sedang hamil atau sedang menjalani program penyembuhan yang spesifik sebaiknya konsultasi dengan ahlinya sebelum melakukan program ini.
Coba perhatikan diri kita setelah menjalani proses detoks. Tubuh lebih bugar dan sehat, berbagai gangguan dan keluhan kesehatan berangsur2 hilang, bebas dari stress, depresi dan insomnia hingga berat badan dapat terus terjaga. Bahkan kalau kita amati kulit menjadi lebih cerah dan sehat.
Kalau kita cermati, ternyata diet detoks sangat mirip sekali dengan pola makan dan gaya hidup vegetarian. Beruntung sekali bagi yang sudah mencoba menjalankan gaya hidup vegetarian karena secara tidak langsung telah melakukan diet detoks setiap hari. Jadi lebih mudah menjalankannya dengan berdasar keterangan-keterangan diatas.
Namun tetap perlu kita cermati sendiri jenis makanan apa yang akan kita konsumsi. Jangan vegetarian dengan hanya menghindari produk hewani saja, namun lengkapi juga gaya hidup sehat ini dengan mengurangi konsumsi makanan yang mengandung zat aditif, sintetis dan sebagainya. Karena proses detoks ini akan berulang kembali dari awal bila kita ”melanggar” dengan mengkonsumsi makanan yang menghambat detoks meskipun hanya sehari saja.
09/01/2008 04:30:56 YOGYA (KR)
Balance Mind Body Soul, Minggu (13/1) menyelenggarakan Mind Body Soul Bazaar untuk mengenalkan gaya hidup sehat dan kesehatan holistik yang sedang menjadi trend baru di masyarakat. Kegiatan yang didukung SKH Kedaulatan Rakyat ini akan dilangsungkan di Hotel Puri Artha Jl Cendrawasih 36 Yogyakarta pukul 08.30-17.30. Menurut Manager Event Balance Mind Body Soul, Sandi Kalifadani, tema acara Hidup Sehat Alami untuk Kehidupan yang Harmoni berupa workshop yoga & meditasi, seminar hypnotherapy & NLP, seminar kesehatan & penyembuhan holistik, bazar produk dan jasa kesehatan holistik. Panitia akan mendatangkan instruktur yoga dari Jakarta Yudhi Widyantoro, yoga instructur & spiritual healer dari Kanada Linda Madani, instructur & therapist hypnotherapy & NLP Jon Win Lee, praktisi penyembuhan holistik Nugdha Achadie dari True Nature Holistic Jakarta. Pada kesempatan itu peserta dapat mengikuti berbagai program peningkatan kualitas kehidupan melalui sesi pelatihan, talkshow dan seminar yang berkaitan. Saat ini mahasiswa, profesional muda dan pengusaha mulai memiliki kesadaran untuk menganut gaya hidup sehat alami jiwa dan raga. Di mana saat ini perkembangan trend dan gaya hidup masyarakat perkotaan sudah mulai berubah. Mereka kembali beralih pada hal yang lebih alami, sehat, tenang dan memberikan kedamaian seiring kemajuan teknologi, kejenuhan aktivitas monoton dan kerasnya kehidupan, ungkapnya seraya menambahkan tiket umum Rp 250 ribu dan member Rp 150 ribu. (Her)-f
Yoga, Spirit di Belantara Budaya Global
Oleh: Eny Prihtiyani
15/01/2008 YOGYA (KOMPAS)
Sekitar lima tahun silam yoga masih dinilai berbau klenik dan menyesatkan keyakinan masyarakat. Namun, kini Yoga semakin diterima masyarakat Yogyakarta sebagai salah satu metode penyembuhan penyakit. Yoga lantas menjadi tolehan spirit manusia yang semakin terimpit budaya global. Dinilai klenik karena aktivitas semadi atau tapa. Padahal, tapa yang dilakukan adalah bentuk latihan pernapasan. Saat ini stigma itu makin tidak popular. Apalagi, informasi media soal yoga cukup gencar," kata Amalina Tri Hidayati, pendiri Balance Mind-Body-Soul, di sela-sela acara ulang tahun tempat latihan Yoga tersebut, Sabtu (12/1). Dalam kamus Wikipedia disebutkan yoga berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti "penyatuan" yang bermakna "penyatuan dengan alam" atau "penyatuan dengan Sang Pencipta". Yoga merupakan salah satu dari enam ajaran dalam filsafat Hindu, yang menitikberatkan pada aktivitas meditasi atau tapa di mana seseorang memusatkan seluruh pikiran untuk mengontrol pancaindra dan tubuhnya secara keseluruhan. Dalam latihan yoga, postur-postur yang dipraktikkan selalu memiliki arti untuk fisik maupun pikiran. Duduk atau tidur, misalnya, merupakan postur untuk relaksasi. Berdiri untuk membangkitkan energi. Posisi terbalik untuk melatih kekuatan mental atau konsentrasi, sementara posisi berpilin untuk pembersihan. Yoga kian mencuri perhatian masyarakat dalam tiga tahun terakhir. Selain informasi media, kepopuleran yoga juga merupakan dampak perilaku individu yang semakin stres dan cemas karena berbagai tekanan dari lingkungan sekitarnya. Sebagian pelaku yoga adalah kaum hawa yang bermasalah dengan hubungan asmara. "Banyak yang cemas dikhianati suami, apalagi kalau karier suami sudah mapan," katanya. Selain kalangan rumah tangga, yoga juga diminati pelajar. Mereka mengaku stres dengan pelajaran di sekolah yang menuntut nilai tinggi. Tingkat stres yang terlalu tinggi kadang membuat tulang punggung mereka bengkok. "Standar kelulusan sekarang sangat tinggi. Hal ini membuat anak-anak tertekan. Pihak pembuat kebijakan seharusnya bisa lebih bersikap arif," katanya. Persoalan yang yang dihadapi masyarakat saat ini memang beragam. Helen, misalnya, seorang mantan anggota Balance yang memiliki keluhan sulit tidur atau insomnia, sebelum menjalani yoga. "Tekanan pekerjaan membuat saya sulit memejamkan mata. Situasi kerja selalu terbawa dalam pikiran saya," katanya. Menurut Helen, keluhan insomnia tersebut lambat laun menghilang setelah ia rutin menjalani yoga. Tak hanya itu, emosi Helen juga lebih terkontrol sehingga ia lebih mudah membawa diri dalam situasi apapun. "Namun karena kesibukan kerja, yoga tidak saya lanjutkan. Padahal, saya sangat menikmatinya," tuturnya. Peminat yoga masih didominasi kalangan perempuan karena kaum hawa lebih terbuka soal masalah pribadi. Ini berbeda dengan laki- laki yang lebih tertutup. Mereka hanya mau terbuka soal tekanan di tempat kerja saja. "Mungkin seiring dengan perkembangan masyarakat yang lebih terbuka, kaum laki-laki juga mau membuka diri. Jangan- jangan mereka juga menghadapi masalah asmara seperti keluhan kaum perempuan," kata Amalina. Balance didirikan Amalina pada tahun 2001. Saat itu anggotanya hanya dua orang, tetapi kini sudah berkembang menjadi 1.300 orang. Pada awalnya Amalina sempat ragu dengan keputusan membuka usaha tempat latihan Yoga. Saat itu ia hanya ingin mengonsumsi yoga untuk kepentingan pribadi. "Apalagi, pandangan masyarakat masih negatif. Namun, berkat dorongan rekan-rekan saya, Balance akhirnya saya buka. Dalam perkembangannya saya tambahi dengan fasilitas spa, butik yoga, dan beberapa fasilitas lain," katanya. Rata-rata setiap anggota butuh waktu sekitar enam bulan untuk terapi. Biaya latihan yoga cukup terjangkau, yakni Rp 12.000-Rp 15.000 per sesi. Pada tahap awal, pelaku yoga biasanya sulit melakukan konsentrasi. "Yang harus diingat adalah yoga bukan berarti mengosongkan pikiran. Kita justru dalam keadaan sangat sadar, tetapi dituntut melakukan konsentrasi lewat ritme napas kita masing- masing," katanya. Sebagai salah satu bentuk latihan, yoga telah berkembang menjadi tren dan budaya tersendiri, sama seperti budaya cuci muka atau facial, fitness, dan bentuk gaya hidup lainnya. Penasaran dengan yoga, silakan coba dan rasakan manfaatnya.
|
|
|
|